Selasa, 13 April 2010

A. Perkembangan politik dan ekonomi pada masa Perang Dingin ( Cold War )

Pasca Perang Dunia II antara Amerika Serikat (USA) dan Uni Soviet (USSR) saling berebut pengaruh, sehingga lahirlah apa yang dinamakan Perang Dingin ( karena tidak ada perang langsung kontak senjata antara kedua negara tersebut, tetapi semacam psy war untuk beradu/bersaing dalam kekuatan dan teknologi saling berusaha mengalahkan).
Faktor penyebab Perang Dingin yang Utama adalah:
1. Perbedaan pahan Demokratis Kapitalis Amerika Serikat yang bertentangan dengan paham Sosialis-Komunis dari Uni Soviet.
2. Perebutan pengaruh di bidang politik, ekonomi, militer ataupun ruang angkasa.

Akibat dari Perang dingin, timbulah 2 Blok, yaitu Blok Barat (Sekutu USA) dan Blok Timur (Sekutu USSR). Hal ini menimbulkan korban konflik dalam beberapa negara yang akhirnya terpecah menjadi 2 (dua) bagian, seperti:
a. Korea : Perang Korea 1950-1953
b. Vietnam : Perang Vietnam 1952-1975
c. Jerman terbagi menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur
d. Cina: Terpecah menjadi Cina Nasionalis dan Cina Komunis
e. Krisis Cuba (Kuba) menjadi negara Sosialis-Komunis

Dalam rangka Perang Dingin tersebut antar pihak mencoba menggalang dan membentuk Pakta (Pact) Pertahanan bersama, seperti:
a. SEATO: South East Asia Treaty Organization -> Berdiri tahun 1954 akibat terjadinya Krisis di Indo-China. Tujuannya: Membendung bahaya Komunis di asia Tenggara.
Anggota : ………….
b. ANZUS : Organisasi Pakta Pertahanan antara Australia, New Zealand, dan United State of America. Tujuan: Menghadapi bahaya ekspansi komunisme ke asia Tenggara dan Pasific.
c. NATO : North Atlantic Treaty Organization -> Berdiri tahun 1949 akibat dari meningkatnya Perang Dingin dan Krisis Berlin. Tujuan : Menghadapi ancaman bahaya Komunis di Eropa.
Anggota : …………….
d. Pakta Warsawa : Kelompok Kerjasama Pakta Pertahanan Negara-negara Komunis di Eropa Timur. Dibentuk tahun 1949 sebagai imbangan terbentuknya NATO.
Anggota : ..........................
e. CENTRO : Central Treaty Organization -> Pakta Pertahanan di Timur Tengah. Berdiri tahun 1955 dengan tujuan : membendung bahaya Komunis.
Anggota : Turki, Iran, Irak, Pakistan, Inggris, dan USA.

Usaha Detente (Persahatan) antar negara yang bertikai terus diusahakan, maka tahun 1970 Keepakatan Detente terjadi dengan imbangan kekuatan antara : USA, USSR, RRC, dan Jepang.

B. Peristiwa Penting menjelang dan sesudah berakhirnya Perang Dingin

1. Upaya Perdamaian di Timur Tengah
a. Latar Belakang :
• Tahun 64 M seluruh wilayah Syria dan Palestina dirampas oleh pasukan Romawi.
• Di Timur Tengah muncul dan berkembang agama Kristen.
• Zionisme bangsa Yahudi / Israel yang menganggap Palestina sebagai Tanah Airnya -> Zion = dari kata Bukit Zion sebagai Lambang tanah Palestina bagi orang Yahudi.
• Perang Dunia I (1917) Eropa Timur mengalami Revolusi Komunis, sehingga banyak orang Yahudi (terutama pengusaha Bank) melarikan diri ke Palestina. Bahkan menteri Luar Negeri Inggris, Arthur James Balfour, menyatakan simpatinya terhadap gerakan Zionisme dan menyetujui diadakan : ” A National Home for the Jewish Peoples ” (Suatu negeri bagi orang Yahudi) tanpa merugikan semua pihak atau kepentingan orang Arab Palestina.
• Para Imigran Yahudi ini semakin banyak ketika dalam Perang Dunia II, Hitler bersama Naziisme-nya membantai orang Yahudi yang berada di Jerman dan daerah yang dikuasai oleh Jerman.

b. Bentrokan Arab – Yahudi
Zionisme menyebabkan orang Arab banyak kehilangan tanah dan mata pencahariannya, karena banyak dikuasai oleh orang Yahudi yang punya kecerdikan/integensi tinggi dan usahanya yang gigih. Sehingga terjadi bentrokan antar kedua bangsa tersebut. Tanggal 15 Mei 1948 Inggris menyetujui terbentuknya negara Israel dan mulai diakui oleh dunia.

c. Perang Arab – Israel
Krisis Timur Tengah melibatkan negara USA dan USSR. USA membantu Israel, bangsa Arab dan gerilyawan PLO didukung oleh USSR.
 5 Juni 1967 Israel menyerang Mesir, Syria, Yordania dan selama 6 hari Israel dapat menduduki Tepi Barat Sungai Yordan termasuk Yeruzalem, Sinai sampai Tepi Timur Terusan Suez.
 Oktober1973 Israel berhasil menembus sampai Kairo.
 November 1977 Anwar Saddat dari Mesir (RPA) mencoba menempuh jalan damai dengan Israel.
 September 1978 diselenggarakan Camp David (USA) antara Anwar Saddat (Mesir) dan PM. Menachem Begin dengan Jimmy Carter Presiden USA sebagai perantara.
 Camp David berhasil mencapai perdamaian di Timur Tengah, tetapi hari depan Palestina belum tercapai kesepakatan menjadi negara Merdeka (sampai sekarang).

d. Berbagai Upaya Perdamaian
Perdamaian antara Israel versus bangsa Arab antara lain:
 Pengosongan oleh Israel atas daerah strategis Jazirah Sinai, Jalur Gaza, dan Dataran Tinggi Golan.
 Pelaksanaan otonomi atau Pemerintahan sendiri rakyat Arab Palestina di Tepi Barat Sungai Yordan.

e. Gerakan Intifada di al’ Aqsa
Tahun 1987 timbul Gerakan perlawanan rakyat Palestina yang terkenal dengan Gerakan ” Intifada al’ Aqsa ”. Gerakan ini berupa :
 Aksi pelemparan batu atau telur busuk
 Boikot
 Bom bunuh diri
 Kelompok ini sering dimanfaatkan oleh garis keras sebagai Mesin Perang untuk melawan Israel.

2. Gerakan Kekuatan Rakyat di Philipina
Ferdinad Marcos (presiden) 1956-1986, merupakan presiden yang korup dan otoriter, sehingga menimbulkan perlawanan dari rakyatnya, Marcos dianggap sebagai presiden yang terlalu hidup Boros, Korupsi, Mewah, Nepotisme, dan salah urus ekonomi negaranya.
Tanggal 21 Agustus 1986 ketika Benigno Aquino kembali ke Philipina dari pengungsiannya di USA, namun sesampainya di Bandara Manila ditembak mati oleh seseorang yang diduga seorang suruhan Marcos cs. Kemudian Ny. Corazon Aquino (Terkenal dengan sebutan Qory Aquino) mengajak rakyat Philipina untuk melawan pemerintahan Marcos.
Dalam Pemilu untuk pemilihan presiden , Ny. Qory menang dan menjabat presiden Philipina sampai tahun ...........dan pada Pemilu presiden berikutnya Ny Qory tidak bersedia lagi dicalonkan jadi Presiden.

Jelaskan Peristiwa-peristiwa di bawah ini :

3. Perang Teluk
4. Konflik Afganistan
5. Politik Apatheid di afrika Selatan
6. Konflik Kamboja
7. Runtuhnya Uni Soviet (USSR)
 Lenin 1917 -1924
 Stalin 1924-1953
 Khrushchev 1954-1964
 Brezhnev 1964-1984
 Andropov 1985
 Chernenko 1985
 Mikhail Gorbachev

8. Jerman Bersatu
9. Kemelut Yugosslavia
10. Gerakan Nasionalisme di Eropa Timur dan Asia Tengah
 Revolusi Hongaria 1956
 Revolusi Hongaria 1989
 Gerakan pembaharuan Cekoslovakia 1986
 Revolusi Beludru di Cekoslovakia 1989
 Gerakan Nasionalisme di Polandia
 Gerakan Kemerdekaan negara-negara Baltik
 Gerakan Kemerdekaan di Armenia, Georgia, dan Cechnya
 Gerakan Nasionalisme di Asia Tengah

11. Masalah Timor Timur dan Indonesia

Tidak ada komentar: